WASPADA DEMAM BERDARAH DENGUE SAAT MUSIM HUJAN
DBD adalah penyakit yang
disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini
berwarna hitam dengan tanda loreng-loreng putih di badannya.
Aedes
aegypti ini terdapat hampir di seluruh wilayah Indonesia, kecuali di tempat
yang memiliki ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut.
Penularan DBD bermula ketika
nyamuk yang tidak terinfeksi menggigit seseorang dengan virus dengue. Nyamuk
tersebut pun ikut terinfeksi dan menularkan virus dengue kepada manusia ketika
nyamuk sudah terinfeksi ini menggigit manusia.
Bahkan, satu nyamuk bisa
menginfeksi beberapa orang. Itulah sebabnya mengapa demam berdarah dengue
merupakan penyakit dengan perkembangan tercepat di dunia.
Nyamuk yang terinfeksi dapat
hidup di dalam maupun di luar ruangan. Mereka hidup dan berkembang biak di
genangan air, seperti wadah penyimpanan air, genangan air di ban bekas, air di
tempat makanan hewan peliharaan, genangan air di bawah pot tanaman, bahkan juga
air di pot kembang.
Dengue dapat menyebar dengan
sangat mudah dan tidak pandang bulu, tidak mengenal usia, jenis kelamin dan
juga strata sosial.
Beberapa Gejala DBD
Beberapa gejala ini,
mengindikasikan bahwa seseorang mulai terjangkit DBD, yaitu :
·
Demam
·
Mual
·
Muntah
·
Nyeri otot dan sendi
·
Tidak enak badan
·
Pembengkakan kelenjar
·
Ruam atau kemerahan
Pada beberapa kasus, virus
dengue bisa membahayakan jiwa. WHO menyatakan, ada sekitar 500 ribu orang
dengan gejala parah yang memerlukan rawat inap. Dari kasus tersebut, sebagian
besar adalah anak-anak. Sekitar 2,5 persen pengidap DBD mengalami kematian.
Ketika penyakit DBD
memburuk, cairan dapat terkumpul di sekitar paru-paru sehingga penderitanya
kesulitan bernapas dan mengakibatkan pendarahan hebat serta kerusakan organ tubuh.
Segera periksa ke rumah sakit jika Anda atau anak tidak berhenti muntah, sakit
perut, mual, mimisan hingga hilang kesadaran.
Cegah Nyamuk Penyebab Virus
Dengue
Pencegahan DBD yang ampuh
bermula dari bagaimana kita menjaga kebersihan dan menghilangkan jentik nyamuk.
Kementerian Kesehatan telah
menganjurkan kita untuk melakukan metode “3M
Plus” dalam usaha Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Bagaimana
langkah-langkahnya?
·
Menguras
Mulailah dari
menguras dan menyikat dinding tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi,
WC, atau ember minimal seminggu sekali.
·
Menutup
Menutup rapat-rapat
penampungan air (gentong, tempayan, dan tangki air).
·
Menyingkirkan
atau Mendaur Ulang
Singkirkan
barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan dan menjadi tempat
berkembangbiaknya jentik nyamuk.
·
Plus cara
lainnya
1.
Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak
lancar/rusak.
2.
Mengganti air vas bunga atau minuman burung seminggu
sekali.
3.
Membuang air pada tampungan air dan dispenser.
4.
Memberikan obat bubuk pembunuh jentik (larvasida)
sesuai aturan, di tempat-tempat yang sulit dikuras.
5.
Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
6.
Memasang kelambu.
7.
Tidak menggantung pakaian di dalam maupun di luar
kamar.
Semoga point-point di atas
bisa memicu kita untuk lebih berhati-hati dalam kehidupan sehari-hari. Jaga
kesehatan sedini mungkin, sebelum penyakit datang menghampiri.
Semoga bermanfaat, selamat
menikmati artikel-artikel kesehatan lainnya di “KLINIK GRATIS”.
